Edemokrasi dan Predikat WTP

Belum lama ini khalayak diramaikan dengan istilah WTP, Wajar Tanpa Pengecualian, nilai baik yang diberikan auditor kuangan untuk kinerja sebuah organisasi Pemerintah. Sementara itu khalayak khususnya para penyelenggara negara juga mengenal Reformasi Birokrasi yang berujung pada niai capaian Reformasi Birokrasi sebuah organisasi. RB dilaksanakan oleh auditor sumber daya manusia, atau konsultan atau auditor HRD. Idealnya capaian auditor keuangan seiring dan sejalan dengan capaian audiror sdm, barulah dapat dicapai WTP,. Tapi apa hubungannya WTP dengan edemokrasi ?

Ketika kinerja sdm dan kinerja keuangan bergandengan tangan dan beriringan dengan manis, bisa dibilang elektronik demokrasi bekerja pada jalur yang benar.Karena E-government yang dikelola oleh para penyelenggara negara telah berhasil tidak hanya mengambil hati E-komunitas tetapi juga telah menunjukan capaian yang bisa dilihat mata dan dirasakan oleh khalayak luas di dalam e-komunitas yang beragam dan tersebar. demikian sebaliknya, secara mudahnya.

Dalam kondisi demikian sebuah keadaan partisipasi di dalam pembuatan kebijakan dan jalannya kebijakan selalu melihatkan khalayak dalam proses, prosedur, hingga output dan outcome dalam kompleksitas yang berbeda-beda tentunya namun saling dukung mendukung.